Sejarah Linux…!!!

 

Pada tahun 1983 Richard M. Stallman menggagaskan ide kalau sebuah software itu harus bersifat free software, free software ini bukan berarti gratis, tetapi bebas, bebas dalam arti anda bisa menjalankan program tersebut sesuka anda, bebas untuk memepelajari source code, dan merubahnya sesuai yang ada mau, bebas untuk membuat dan medistribusikan program tersebut sesuka anda, dan bebas memodifikasi software tersebut seperti yang anda mau.

Dibawah ini adalah kutipan yang saya comotdari situs The Hacker Webzine saat Richard M. Stallman interview oleh Ronald Van Den Heetkamp.

“….If the program doesn’t respect these freedoms, then using it puts you under the power of its developer. By moving to free software, such as the GNU/Linux system, you can live in freedom. “

Dengan gagasan tersebut tentunya sangat bertolak belakang dengan apa yang kita kenal dengan nama Copyright, dan tentu saja sejak Richard M. Stallman menggagas ide free software lahirlah suatu nama pesaing Copyright yaitu Copyleft yang berarti kebalikannya. Dan Richard M. Stallmanlahpencetus sistem operasi GNU/Linux, aplikasi yang dibuat oleh Richard M. Stallman antara lain GNU Compiler (GCC), GNU Debugger (GDB) dan salah satu yang sangat terkenal yaitu Emacs. Kalau anda ingin mengetahui lebih jauh mengenai Richard M Stallman anda bisa membacanya di http://en.wikipedia.org Hampir seluruh hacker maupun cracker di dunia mengenal nama “Linus Benedict Torvalds”, emangnya tu orang siapa???

Kalau anda belum pernah mendengar nama “Linus Torvalds” saya akan sedikit menceritakan siapa itu om “Linus Torvalds” yang namanya sangat melegenda di kalangan hackermanapun “Linus Torvalds” adalah mahasiswa dari Finlandia yang hobinya itu coding coding dan coding… (pokoknya cinta bwanget sama komputer). Tapi sayangnya Sistem Operasi pada saat itu sangatlah mahal dan di kontrol oleh perusahaan AT&T, dan kode program pembentuk sistem operasi itu atau sering disebut source code sudah tidak lagi tersedia secara bebas. Lalu apakah yg dilakukan oleh Linus Torvalds??? yup gara-gara Linus Torvalds tidak mampu membeli Sistem operasi itu (just kidding)…dia mencoba sistem operasi lain yaitu MINIX (Minimal Unix).

MINIX adalah sistem operasi tiruan yang sangat sederhana seperti Unix, yang dibuat oleh Dr. Andrew Tanenbaum untuk mengajarkan kepada mahasiswanya tentang cara kerja internal sistem operasi. Source Code MINIX juga memiliki licensi yaitu “liat boleh, ngotakatik codenya ta’ kemplang koe” Linus jadi tambah frustasi karna lisensi tersebut. Hhmmm “MINIX mau gw Hack ah…” yup…bang linus mempelajari seluruh code-codenya dan berkat ke jeniusannya Linus Torvalds berhasil menciptakan inti sistem operasi (kernel) yang akhirnya diberi nama Linux (Linux’s MINIX) .. Setelah dia berhasil membuat Inti Sistem Operasi (kernel) ia mengirimkan email untuk mengharapkankerjasama komunitas untuk membantu menyempurnakan Linux. Tak terpikirkan oleh bang Linus Torvalds ternyata email yg ia kirimkan ke komunitas mendapatkan respon yang sangat menakjubkan. Programer-programer saling bahu-membahu untuk mengembangkan apa yg telah ia buat. Dan sampai sekarang ini Linux bisa bersaing dengan sistem operasi lain yang termahal sekalipun.

Take From: http://ubuntu-online.blogspot.com

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s