Bahasa Inggris 2 – Belajar Noun(Kata Benda)

Kata Benda (noun) merupakan nama orang, tempat, barang, atau ide. Apapun yang ada dan dapat dinamakan itulah kata benda. Ada lagi yang disebut kata benda proper (proper noun) yang merupakan nama khusus orang, tempat, dan barang seperti Carlos, Queen Marguerite, Middle East,Jerusalem, Malaysia, Presbyterianism, God, Spanish, Buddhism, the Republican Party. Kata Benda Proper ini ditandai dengan huruf besar pada awal kata. Kata Benda Umum (Common nouns) memberi nama terhadap benda lainnya dan biasanya tidak diberi huruf besar pada awal kata.
Sekelompok huruf yang berkaitan dapat bertindak seperti kata benda tunggal di dalam kalimat. Bentuk ini dinamakan  Noun Clause.

Noun Clause berisikan subject dan kata kerja dan bisa melakukan apapun yang Kata Benda dapat lakukan seperti contoh berikut ini:
Contoh:
What he does for this town is a blessing. Arti: Apa yang dia perbuat untuk kota ini adalah sebuah anugrah.

Phrase kata benda (Noun Phrase), biasanya kata benda yang ditemani modifiers, adalah sekelompok kata yang bertindak sebagai kata benda:
Contoh:
•    the important purchase order; Arti: pesanan pembelian yang penting
•    the very difficult problem.Arti:masalah yang sangat sulit itu

Terdapat bagian terpisah pada kombinasi kata yang menjadi Compound Noun:
Contoh:
•    daughter-in-law, Arti: Menantu perempuan
•    half-moon, Arti:
•    stick-in-the-mud.

Jenis Kata Benda
Kata Benda dikelompokkan dalam kata benda bisa dihitung (count nouns). Sesuai dengan namanya kata benda ini memberi nama untuk barang-barang yang bisa dihitung. seperti four books, two continents, a few dishes, a dozen buildings.

Jenis lainnya adalah kata benda yang tidak bisa dihitung atau disebut dengan non-count nouns, yang memberinama untuk benda yang tidak bisa dihitung seperti water, air, energy, blood.

Jenis yang lain adalah kata benda kolektif atau sering disebut sebagai collective nouns, yang berbentuk seperti tunggal tapi terdiri dari lebih dari satu individu orang atao barang seperti jury, team, class, committee, herd. Harus dipahami secara baik bahwa beberapa kata bisa menjadi baik count noun ataupun non-count noun tergantung pada bagaimana mereka digunakan dalam kalimat;
Contoh:
a.    He got into trouble. Arti: Dia mendapatkan masalah (non-count)
b.    He had many troubles. Arti: Dia memiliki banyak masalah (countable)
c.    Experience (non-count) is the best teacher. Arti: Pengalaman adalah guru terbaik.
d.    We had many exciting experiences (countable) in college. Arti: Kami punya banyak pengalaman yang mengasyikan.

•    Kata-kata count noun atau non-count noun ditentukan apakah mereka digunakan dengan artikel dan determiner atau tidak. Kita bisa menulis
Contoh:
“He got into troubles,”
tapi juga bisa
Contoh:
“The troubles of Ireland.”
Beberapa teks akan memasukkan kategori kata benda abstrak (abstract nouns) yaitu kata benda yang tidak bisa kita lihat:
Contoh:
•    warmth,
•    justice,
•    grief,
•    peace.

Abstract noun sering kali menjadi masalah bagi penulis yang non native speaker karena mereka dapat muncul dengan determiner atau tanpa determiner. Seperti kalimat berikut ini:
Contoh:
•    “Peace settled over the countryside.”
•    “The skirmish disrupted the peace that had settled over the countryside.”
Bentuk Kata Benda
Kata Benda bisa berupa kasus subjektif, kepunyaan, dan objectif. Kata kasus disini diartikan peran sebagai kata benda pada kalimat. Apakah dia sebagai subyek, kepunyaan atau objek?
Contoh:
•    The American professor [subject] is tall. Arti: Profesor Amerika itu tinggi.
•    He chose the American professor [object]. Arti: Dia memilih professor Amerika.
•    The American professor’s [possessive] car is green. Arti: Mobil professor Amerika berwarna hijau.
Kata benda sebagai subyek dan sebagai objek berbentuk sama tapi  untuk kepunyaan memiliki bnetuk yang berbeda. Biasanya kita mengunakan apostrophe ditambahkan dengan huruf s (kecuali untuk kata benda jamak, yang berakhiran dengan huruf s dimana kita hanya menambahkan apostrophe saja..

Hampir semua kata benda berubah bentuk ketika mereka berubah bentuk menjadi jamak, biasanya hayan ditambah dengan -s atau -es.

COUNT NOUN
Amati disekitar ruang kelas dimana anda sedang duduk. Sebutkan nama-nama benda yang dibawa oleh pelajar dan guru ke dalam ruang kelas tersebut. desks, chairs, flag, clock, computers, keyboards, projector, books, bookcases, pens, notebooks, backpacks, lights, students. Sekarang sebutkan bagian-bagian dari ruangan itu sendiri. Floor, wall, ceiling, windows, door, chalkboard. Mereka semua adalah COUNT NOUNS, sesuatu yang anda bisa lihat.

•    Count nouns bisa dijamakkan.
•    Kita bisa mengunakan ungkapan seperti:
Contoh:
a.    many bottles
b.    few bottles
c.    a few bottles
•    Count nouns, baik singular ataupun plural, dapat didahului oleh definite and indefinite articles — the dengan baik singular maupun plural, a or an dengan singular count-nouns.
•    Singular count nouns dapat didahului dengan this dan that dan dengan every, each, either, and neither.
•    Plural count nouns dapat didahului dengan these and those dan dengan some, any, enough, dan zero article. Frase  number of ditemani oleh count nouns.
•    Count nouns tidak bisa didahului dengan much. Demikian pula dengan Frase amount of .

Mass (non-count) Nouns
Berikut ini adalah daftar Mass Nouns yang tidak bisa dihitung.
cloth (pakaian)
ice (es)
plastic (plastik)
wool (wol)
steel (baja)
aluminum (aluminium)
metal (besi)
glass (kaca)
leather (kulit)
porcelain (porselen)
hair (rambut)
dust (debu)
air (udara)
oxygen (oksigen)
Water (air)
milk (susu)
wine (anggur)
beer (bir)
cake (kue)
sugar (gula)
rice (beras)
meat (daging)
cheese (keju)
flour (tepung)
Reading (bacaan)
boating (berperahu)
smoking (merokok)
dancing (menari)
soccer (sepak bola)
hockey (hoki)
weather (cuaca)
heat (panas)
sunshine (sinar mentari)
electricity (listrik)
biology (biologi)
history (sejarah)
mathematics (matematika)
economics (ekonomi)
poetry (puisi)    Chinese (Bahasa Cina)
Spanish (Bahasa spanyol)
English ( Bahasa Inggris)
luggage (barang bawaan)
equipment (perlengkan)
furniture (perabotan)
experience (pengalaman)
applause (tepuk tangan)
photography Fotografi)
traffic (lalu lintas
harm (kerusakan)
publicity (publisitas)
homework (pekerjaan rumah)
advice (nasehat)

•    Pada umumnya mass noun tidak bisa dijamakkan. non-count nouns of the second column (foodstuff) dijamakkan ketika kita mengunakan mereka untuk mengungkapkan tipe benda:
Contoh:
a.    There are new wines being introduced every day. Arti: Ada anggur-anggur baru yang diperkenalkan setiap hari.
b.    The waters of the Atlantic are much warmer this time of year. Arti: Air-air di lautan Atlantik jauh lebih hangat pada tahun saat ini.
c.    The Dutch are famous for their cheeses. Arti: Belanda terkenal dengan keju-keju mereka.
d.    The spring rains came early. Arti: Hujan musim semi datang lebih awal.

•    Kita dapat mengunakan ungkapan-ungkapan:
Contoh:
a.    much harm Arti: sangat merusak
b.    little harm Arti: Sedikit merusak
c.    a little harm Arti: Sedikit merusak
•    Dipandang tepat untuk mendahului non coun noun dengan a definite atau indefinite article.
Contoh:
a.    the sunshine Arti: cahaya mentari itu
b.    an experience Arti: sebuah pengalaman
c.    a wine Arti: sebuah anggur
Tapi mereka sering pula muncul dengan zero article:
Contoh:
a.    Smoking is bad for you. Arti: Merokok buruk buat anda.
b.    Poetry is beautiful. Arti: Puisi indah.
c.    Sugar is sweet. Arti: Gula manis.
d.    Experience is the best teacher. Arti: Pengalaman merupakan guru terbaik.
•    Mass noun dapat didahului dengan some, any, enough, this, that, and much.
•    Disebabkan mereka tidak dapat dihitung, mass nountidak bisa didahului oleh these, those, every, each, either, and neither.

Abstract Nouns
Berikut daftar Abstract Nouns.
Peace (perdamaian)
warmth (kehangatan)
hospitality (keramahan)
information (informasi)
anger (kemarahan)
education (pendidikan)
melancholy Melankoli)
softness (kelembutan)
violence (kekerasan)
Conduct (perbuatan)
courage (keberanian)
leisure (kesenangan)
knowledge (pengetahuan)
safety ( keamanan)
shopping (perbelanjaan)
justice (keadilan)
chaos (kekacauan)
progress (kemajuan)
Speed (kecepatan)
experience (pengalaman)
time (waktu)
friendship (persahabatan)
trouble (masalah)
work (pekerjaan)
culture (Budaya)
virtue (Kebajikan)
Taste (Rasa)
evil (setan)
liberty (kemerdekaan)
democracy (demokrasi)
death (kematian)
grief (duka cita)
piety (kasihan)

•    Karena mereka bermakna ide atau concept, agak sulit untuk melihat bagaimana abstract nouns bisa dijamakkan. Sebenarnya banyak diantara mereka yang tidak bisa dijamakkan.; the abstract nouns pada kolom kedua bisa dijamakkan. Bagian dibawah ini memberitahu kita apa yang terjadi kalau abstract noun dijamakkan:
Contoh:
a.    The griefs of the nation are too much to bear. Arti: Kedukaan-kedukaan negara ini terlalu banyak untuk dirasakan.
b.    The editors took liberties with our prose. Arti: Para editor mengambil kebebasan-kebebasan dengan prosa kami.
c.    She formed many friendships at college. Arti: Dia membentuk banyak persahabatan di kolij.
•    Dalam hal quantifiers dan kata yang mendahului kata-kata ini, kita bisa memperlakukan abstract nouns layaknya non count noun..

Count Noun juga dapat berperan sebagai Mass Noun
Jika kita memaknai sebuah kata benda sebagai sesuatu yang umum dan abstrak maka kata tersebut menjadi mass noun. Sebaliknya, kita memaknai kata benda sebagai sesuatu yang spesifik maka kata tersebut menjadi count noun. Sebagai contoh kata experiences. Ketika saya berkata:
Contoh:
I had many horrifying experiences as a pilot. Arti: Saya memiliki banyak pengalaman yang mengerikan sebagai seorang pilot.
Saya merujuk pada momen-momen yang spesifik dan dapat dihitung dalam kehidupan saya sebagai pilot. Ketika saya berkata,
Contoh:
This position requires experience. Arti: Posisi ini membutuhkan pengalaman.
Saya mengunakan kata tersebut dengan cara yang abstrak; kata tersebut bukanlah kata yang bisa dihitung; ia lebih mirip sebuah ide, sebuah hal yang orang perlu miliki untuk melamar pekerjaan tersebut
Jika saya menulis,
Contoh:
The talks will take place in Jakarta Convention Center. Arti: Pembicaraan-pembicaraan tersebut akan terselenggara di Jakarta Convention Center.
Perbincangan ini merupakan kejadian yang bisa dihitung. Jika saya berkata,
Contoh:
I hate it when a meeting is nothing but talk. Arti: Saya benci ketika sebuah rapat tidak ada apa-apanya selain ngobrol.
Kata talk sekarang menjadi tidak bisa dihitung.; Saya merujuk kepada ide abstrak dan umum dari perbincangan yang tidak efisien.. Evils bermakna dosa-dosa khusus — pride, envy, sloth, and everyone’s favorite, gluttony — tapi evil bermakna ide umum dari sifat buruk

Bentuk plural kebanyakan kata benda diciptakan hanya dengan menanbahkan huruf s.
Contoh:
•    snake – snakes (Ular)
•    ski – skis (Ski)
Kata-kata yang berakhiran seperti bunyi-ch, x, s or s, membutuhkan -es untuk membuat plural:
Contoh:
•    witch – witches (penyihir)
•    box – boxes (kotak)
•    bus – buses atau busses (bus)
•    kiss – kisses (ciuman)
Terdapat beberapa kata benda yang memiliki bentuk plural yang tidak beraturan. Plural yang dibentuk dengan cara seperti ini disebut mutated (or mutating) plurals.
Contoh:
•    child – children (anak-anak)
•    woman – women (wanita)
•    man – men (pria)
•    person – people (masyarakat)
•    goose – geese (angsa)
•    mouse – mice (tikus)
•    barracks – barracks (barak)
•    deer – deer (rusa)
Dan akhirnya, terdapat kata benda yang menjaga bentuk Latin dalam plural:
Contoh:
•    nucleus – nuclei (inti)
•    syllabus – syllabi (Silabi)
•    focus – foci (fokus)
•    fungus – fungi (jamur)
•    cactus – cacti  atau cactuses (kaktus)
•    thesis – theses (ini)
•    crisis – crises* ( krisis)
•    phenomenon – phenomena (fenomena)
•    index – indices atau indexes  (indeks)
•    appendix – appendices atau appendixes (lampiran)
•    criterion – criteria (Kriteria)
Kata benda yang muncul dalam bentuk plural tapi mengunakan kata kerja singular:
Contoh:
•    The news is bad. Arti: Berita itu buruk.
•    Gymnastics is fun to watch. Arti: Olahraga senam menyenangkan untuk ditonton.
•    Economics/mathematics/statistics is said to be difficult. Arti: Ilmu ekonomi/Matematika/Statistiks dianggap sulit.
Ungkapan angka biasanya singular tapi bisa menjadi plural jika individu-individu dalam kelompok angka bertindak secara individu:
Contoh:
•    Fifty thousand dollars is a lot of money. Arti: 50 Ribu Dolar adalah uang yang banyak.
•    One-half of the faculty is retiring this semester. Arti: Satu setengah dari fakultas pensiun semester ini.
•    One-half of the faculty have doctorates. Arti: satu setengah dari fakultas memiliki doktor.
•    Fifty percent of the students have voted already. Arti: 50% mahasiswa telah memilih.
Dan kata benda tampak singular tapi mengunakan bentuk plural dan selalu mengunakan kata kerja plural:
Contoh:
•    My pants are torn. Arti: Celana saya robek
•    Her scissors were stolen. Arti: Guntingnya dicuri.
•    The glasses have slipped down his nose again. Arti: Kaca mata itu melorot di hidungnya lagi.
Apabila sebuah kata benda bermakna judul sesuatu atau menjadi sebuah kata yang digunakan, kata itu dipandang singular apakah kata tersebut mengunakan bentuk tunggal atau tidak.
Contoh:
•    Faces is the name of the new restaurant in Bandung. Faces merupakan nama restoran baru di Bandung.
•    Chelmsley Brothers is the best company in town. Arti: Chelmsley adalah perusahaan yang terbaik di kota.
•    Postcards is my favorite novel. Arti: Poscards adalah novel favorit saya.
Kebanyakan penulis sepakat bahwa kata-kata data dan media merupakan are Latin plurals dan harus digunakan sebagai kata jamak. Akan tetapi bentuk latin tunggal dari kata-kata tersebut jarang digunakan: datum dan medium. Malah kebanyakan penulis dewasa ini mengunakan kata data dan media sebagai tunggal
Contoh:
•    My data is lost. Data saya lenyap.
•    The media is important for business.. Arti: Media itu penting untuk bisnis.
Kata-kata yang berakhiran y dimana y didahului dengan huruf konsonan ,kita perlu menganti y dengan i dan menambahkannjuga es
Contoh:
•    baby – babies (bayi)
•    gallery – galleries (galeri)
•    reality – realities (realitas)
Aturan ini tidak berlaku untuk proper nouns:
Contoh:
•    Kennedy – Kennedys
Kata-kata yang berakhiran dengan o :
Contoh:
•    potato – potatoes (kentang)
•    hero – heroes (pahlawan)
•    memo – memos (memo)
•    cello – cellos. (cello)
•    stereo – stereos (stereo)
Kata-kata yang berakhiran dengan -f atau -fe biasanya berubah dari bunyi f menjadi bunyi v dan ditambah s or -es.
Contoh:
•    knife – knives (pisau)
•    leaf – leaves (daun)
•    hoof – hooves
•    life – lives (kehidupan)
•    self – selves (diri sendiri)
•    elf – elves (kurcaci)
Tapi ada pengecualian:
Contoh:
•    dwarf – dwarfs (orang kate)
•    roof – roofs (atap)

Collective Nouns, Nama Perusahaan, Nama Keluarga, Nama Olah raga
Collective nouns merupakan kata benda yang kita anggap singular kalau mereka bertindak atas nama kelompok dan jamak ketika kita menganggap mereka bertindak mewakili sebagian mereka seperti contoh berikut:

audience (audiens)
band (band)
class (kelas)
committee (panitia)
crowd (keramaian)
dozen (lusin)
family (keluarga)
flock (gerombolan)
group (kelompok)
heap
herd (gerombolan)
jury (hakim)
Kind (jenis)
Lot (banyak)
[the] number (jumlah)
public (publik)
staff (staf)
team (tim)

Jika kita berbicara tentang telur, kita bisa berkata:
Contoh:
“A dozen is probably not enough.” Arti: Selusin mungkin tidak cukup.
Tapi jika kita berbicara pesta dengan teman:
Contoh:
“A dozen are coming over this afternoon. Selusin akan singgah sore ini.
Contoh lain
•    ” The jury delivers its verdict. Hakim membacakan keputusan.
•    “The jury came in and took their seats.” Para hakim datang dan mengambil kursi mereka.
•    “The Jakarta Express is one of the best media in Indonesia.
•    “ The Beatles were some of the most famous singers in history. The beatles adalah beberapa dari penyanyi-penyanyi paling terkenal dalam sejarah.
Pada umumnya nama band dan kelompok musik bisa mengunakan kata kerja jamak dan singular.
Contoh:
“The Mamas and the Papas were one of the best groups of the 70s” and “Metallica is my favorite band.” Arti: The Mamas and the papas adalah salah satu kelompok terbaik era 70-an.
Perhatikan kata “the number” yang merupakan sebuah singular collective noun.
Contoh:
“The number of applicants is steadily increasing.” Arti: Jumlah pelamar meningkat secara pasti.
Walau demikian  “A number,” merupakan bentuk plural:
Contoh:
•    “There are several students in the lobby. Arti: Ada beberapa mahasiswa di lobi.
•    A number are here to see the president.” Arti: Beberapa ada disini untuk menemui predisen.
Collective nouns merupakan count nouns yang bermakna mereka sendiri bisa dijamakkan:
Contoh:
•    A university has several athletic teams and classes. Arti: Sebuah universitas memiliki beberapa tim dan kelas atletik.
•    The immigrant families kept watching over their herds. Keluarga-keluarga imigran terus menjaga gerombolan-gerombolan mereka.
Kata yang emngikuti frase one of the akan selalu plural.
Contoh:
•    One of the reasons we do this is that it rains a lot in December.Arti: Salah satu dari alasan kami melakukan ini adalah bahwa hari sering hujan di bulan Desember.
•    One of the students in this room is responsible. Arti: Salah satu dari mahasiswa di ruang ini bertanggung jawab.
Apabila sebuah nama keluarga ( proper noun) dijamakan kita hampir selalu menambahkan “s.”
Contoh:
” So, we go to visit the Smiths, the Kennedys, the Grays, etc. Arti: Jadi, kita pergi mengunjungi keluarga Smith, Kennedy, Gray, dan lain-lain.
Apabila sebuah nama keluarga berakhiran dengan s, x, ch, sh, or z, kita membentuk plural dengan menambah -es, seperti pada the Marches, the Joneses, the Maddoxes, the Bushes, the Rodriguezes. Jangan bentuk nama keluarga menjadi plural dengan mengunakan apostrophe; karena bisa membuat makna kepunyaan.
Apabila proper noun berakhiran dengan “s” dan pelafalan bunyi keras “z”, kita tidak menambahkan tambahan apapun untuk membentuk plural,
Contoh:
•    “The Chambers are coming to dinner” Arti: Keluarga Chamber akan datang  untuk makan malam (bukan the Chamberses);
•    “The Hodges used to live here”Arti: Keluarga Hodge dulu tinggal di sini (bukan the Hodgeses).
Nama perusahaan dan organisasi dianggap singular:
Contoh:
•    “General Motors has announced its new vehicle launch.” Arti: General Motors telah mengumumkan peluncuran kendaraan barunya.
•    “General Motors has announced their fall lineup of new vehicles.” Arti: General Motors telah mengumumkan peluncuran kendaraan baru mereka.
•    “Ford has announced its breakup with Firestone Tires.
Berapa penulis mengunakan plural verb ketika konstruksi pluralnya dalam bentuk asosiasi:
Contoh:
•    “Upton, Vernon, and Gridley are moving to new law offices next week” Arti:Upton, Vernon, dan Gridley akan pindah ke kantor hukum yang baru minggu depan.
•    “Shadrach, Meshach, Abednego & Associates have won all their cases this year.” Arti: Shadrach,  Meshach, Abednego & rekanan telah memenangkan senua kasus mereka tahun ini.
Walau demikian Singular verbs dan pronouns dianggap benar juga.
Contoh:
•    “Upton, Vernon, and Gridley is moving to new law offices next week” Arti:Upton, Vernon, dan Gridley akan pindah ke kantor hukum yang baru minggu depan.
•    “Shadrach, Meshach, Abednego & Associates has won all its cases this year.” Arti: Shadrach,  Meshach, Abednego & rekanan telah memenangkan senua kasus mereka tahun ini.
Nama tim olah raga dianggap sebagai plural.
Contoh:
•    “The Yankees have signed Memorandum of Unerstanding Arti: Yankees telah menanda tangani surat kesepakatan.
•    “The Yankees are a great organization” Arti: Yankees merupakan organisasi yang besar.
•    “For two years in a row, the Utah Jazz have attempted to win people’s hearts.” Arti: Untuk dua tahun berturut-turut, Utah Jazz telah mencoba memenangkan hati masyarakat.
Apabila yang kita maksud sebuah tim milik sebuah wilayah atau kota dimana tim itu berada, kita mengunakan singular.
Contoh:
“Dallas has attempted to secure the services of two assistant coaches that Green Bay hopes to keep.” Arti: Dallas telah mencoba untuk mengamankan layanan dari dua asisten pelatih yang Green Bay berharap untuk merebut mereka.
Plurals and Apostrophes
Kita mengunakan apostrophe untuk membuat bentuk plural pada dua situasi:
Contoh:
•    Jeffrey got four A’s on his last report card. Arti: Jeffrey mendapatkan empat A di rapor terakhirnya.
•    Towanda learned very quickly to spell her p’s and q’s. Towanda belajar dengan sangat cepat untuk mengeja huruf p dan q nya.
•    You have fifteen and’s in that last paragraph Arti: Anda memiliki lima belas ana pada paragraf terakhir itu.
Singular Subjects, Plural Predicates, etc.
Kita sering menghadapi situasi dimana singular subject terkait dengan plural predicate:
Contoh:
•    My favorite breakfast is cereal with fruit, milk, and orange juice. Arti: Sarapan pagi favorit saya adalah sereal dengan buah-buahan, susu, dan orange juice
Kadang-kadang plural subject bisa terkait dengan singular predicate:
Contoh:
•    Mistakes in grammar are the only problem here. Arti: Kesalahan-kesalah  dalam aturan grammatika  merupakan satu-satunya masalah di sini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s